Mylittlememento's Blog

Angels and Demons: Film Mikir yang Menarik

Posted on: May 25, 2009

angels
Akhirnya, gue berhasil juga nonton film Angels and Demons setelah menerabas hujan yang cukup deras di hari Sabtu kemarin. Ternyata, cukup ramai juga ya? karena, bisa dibilang, satu bioskop penuh dari atas sampai bawah. Bahkan, ada yang rela duduk di bangku terdepan. Agak kaget juga gue karena gue pikir bahwa film ini nggak akan ditonton begitu banyak orang secara udah dua minggu lewat.

Bisa dibilang film ini adalah adaptasi dari novelnya bukan murni novel yang diangkat ke dalam film karena ada beberapa perubahan yang dilakukan sutradara Ron Howard. Beberapa di antaranya adalah nama camerlengo Patrick Mckenna yang di dalam buku bernama Carlo Ventrescu, lalu kisah cinta Robert Langdon dan Vittoria Vetra yang tidak diangkat, dan pemecahan masalah yang terasa agak mudah. Tapi, untuk hal terakhir mungkin dapat dimaklumi karena durasi film.

angels-demons-tsr-poster-is-fullFilmnya sendiri cukup tegang dan tidak memberikan kesempatan kepada penontonnya untuk menarik napas. Waktu sedikit yang dimiliki Langdon dan Vetra untuk memecahkan teka-teki Illuminati juga menjadi salah satu alasan sedikitnya waktu bagi penonton untuk merasa santai atau bosan. Gue rasa, Ron Howard berhasil membuat penonton tertarik untuk membaca bukunya setelah menonton film ini. Satu hal yang cukup bikin gue lega adalah penjelasan tentang antimateri yang tidak terlalu rumit. Bandingkan dengan bukunya yang agak berbelit-belit dan sulit dicerna untuk menjelaskan antimateri. Satu fakta menarik yang gue ketahui adalah antimateri itu ada. Tapi, untuk menciptakan antimateri dengan kemampuan ledakan setara dengan beberapa kiloton bom membutuhkan waktu berjuta-juta tahun. Jadi, untuk sekarang antimateri bukanlah sebuah zat yang membahayakan.

Gue sendiri sebagai pencinta buku lebih suka dengan Angels and Demons dibandingkan Da Vinci Code. Menurut gue, Angels and Demons sedikit lebih cerdas bila dibandingkan dengan Da Vinci Code. Sayangnya, pola Dan Brown dalam menulis cerita lama-lama mudah dibaca. Untuk karakter antagonisnya, curigai saja orang yang menolong tokoh utama. Dari mulai Da Vinci Code, Angels and Demons, dan Digital Fortress memiliki formula yang bisa dibilang hampir sama. Kita nantikan aja apakah novel Dan Brown berikutnya ‘Solomon’s Key’ akan menerapkan formula yang sama.

Oh ya, sekadar informasi, ‘Solomon’s Key’ masih mengangkat petualangan Robert Langdon, tapi mungkin dengan pendamping yang berbeda. Rencananya, Dan Brown akan membuat 12 buku mengenai petualangan si profesor ahli simbol ini.

Sambil menunggu, gimana kalau kita duduk dan mencoba membaca Angels and Demons? mungkin setelah itu, kita tertarik untuk mempelajari simbol-simbol kuno?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

a lover, an adventurer, a freelancer, a life fighter, and a noodle maker

Follow Mylittlememento's Blog on WordPress.com

they see my blog

  • 46,239 orang

Goodreads

Calendar

May 2009
M T W T F S S
    Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: