Mylittlememento's Blog

Cuti untuk Santai atau Cuti untuk Petualangan?

Posted on: October 27, 2010

Saya adalah orang yang beruntung. Kenapa begitu? Saat ini, kerjaan saya tidak terikat oleh waktu. Saya sekretaris di sebuah yayasan yang bergerak di bidang pelestarian naskah, saya juga dosen, dan terakhir saya jadi editor bahasa freelance untuk pengerjaan modul universitas. Terlihat sibuk? Nggak juga. Saya masih bisa duduk santai di kantin sambil minum kopi pagi-pagi. Saya juga masih bisa pulang cepat untuk nonton film favorit. Singkatnya, waktu kerja saya longgar.

Setiap kantor punya kebijakan memberikan waktu cuti 12 hari dalam satu tahun. Mungkin tiap kantor beda-beda, tapi itu yang saya tahu. Saya juga akan punya waktu cuti panjang pada saat akhir semester nanti. Setelah semua nilai masuk ke SIAK, saya akhirnya bisa istirahat. Dulu saat saya kuliah, liburan itu sudah seperti anugerah. Bangun siang, nggak ada tugas, tidur malam (bahkan subuh), dan bisa pergi ke manapun saya mau. Tapi, paling enak memang tidur-tiduran di rumah aja. Gratis.

Setelah kerja, saya mulai mikir. Kok rasanya sayang ya liburan hanya dipakai untuk hal-hal sesantai itu? Ada yang memutuskan untuk kerja tambahan pada saat liburan (bagi mahasiswa). Saya sendiri akhirnya memutuskan bahwa liburan itu harus dipakai untuk petualangan. Februari dan Mei kemarin saya pergi ke Ambon. Memang bukan pada saat liburan, tapi percaya deh, rasanya sudah seperti liburan sesungguhnya. Main di pinggir pantai, naik kapal speed boat untuk menyeberang ke satu pulau, jalan-jalan di kota yang baru buat saya. Juli kemarin, saya pergi lagi ke Solo. Untuk menghadiri simposium sih, tapi saya menikmati itu. Saya menganggap ini adalah pengalaman baru buat saya. Pergi keliling naik becak sendiri, belanja batik & makanan khas Solo, plus beli nasi liwet yang (yassalaaam) enak banget ternyata.

Sejak itu, saya memutuskan menggunakan hari libur saya untuk petualangan. Memang nggak murah, tapi di situlah kepuasan yang akan saya dapatkan. Saya kerja banting tulang ngumpulin uang untuk saya pakai pada saat liburan, puasnya nggak ada yang bisa ngalahin. Apalagi mengunjungi tempat-tempat baru tanpa bawa embel-embel “pekerjaan”. Oh ya, dan saya paling suka kalau liburan di pantai. Saya sudah bosan dengan pegunungan. Main air itu (menurut saya) lebih nikmat daripada kedinginan di suhu yang rendah.

Yuk ah, rencanain liburan. Mau ke mana ya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

a lover, an adventurer, a freelancer, a life fighter, and a noodle maker

Follow Mylittlememento's Blog on WordPress.com

they see my blog

  • 46,239 orang

Goodreads

Calendar

October 2010
M T W T F S S
« Nov   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: