Mylittlememento's Blog

(#30 Hari Menulis) … And They’re Not Famous Anymore

Posted on: October 10, 2011

Duluuuu banget (sebenarnya nggak lama-lama juga sih, tapi saya berasanya udah lama aja), tivi kita sempat diserbu sama ajang-ajang pencarian bakat yang heboh berat. Gimana nggak heboh kalau keseharian mereka disorot, gosip-gosip dan info-info mereka bermunculan di seluruh tabloid gosip Indonesia, bahkan para penonton menunggu drama puncak yang biasanya mereka lakoni kalau salah satu dari mereka ‘terusir’ dari atas panggung. Coba tanya, siapa sih yang nggak hafal nama-nama finalisnya, theme song, hingga mungkin mengoleksi posternya?

Nah, saat ini saya lagi baca buku judulnya Nguping Selebriti (bukan promosi) yang salah satu babnya membahas soal di atas. Dia gondok berat karena semasa menjadi wartawan, dia susah banget untuk wawancara salah satu finalis. Dioper ke sana-sini sama chaperon sang artis. Begitu udah ketemu, cuma dikasih waktu 1 jam untuk wawancara, itupun jawabannya pendek-pendek plus banyak pertanyaan yang diganti karena dianggap terlalu pribadi. Si wartawan kesel sih, tapi mau gimana lagi. Namanya juga kerjaan.

Beberapa tahun kemudian ketika acara itu sudah menghilang dan keberadaan finalisnya tidak diketahui, si wartawan berjumpa lagi dengan si artis sombong yang pernah dia wawancara. Sekarang, kerjaan si (mantan) artis hanyalah konsen kuliah dan mau cepat-cepat mencari kerja. Ketika dikonfrontasi masalah kesombongannya dulu, ternyata si artis bilang bahwa itu bukan keinginannya dia. Para panitia acara reality show sejak awal menanamkan bahwa ia (dan teman-teman sesama finalis) adalah artis terkenal sekarang sehingga harus jaga image dan nggak boleh terlalu dekat dengan wartawan. Menurutnya lagi, mereka sudah diberi khayalan tinggi mengenai popularitas yang akan mereka raih dan dipersiapkan untuk itu. Tapi, ternyata? Siapapun tahu bahwa acara semacam itu sudah menghilang dengan sukses dari layar kaca. Para finalisnya pun tidak diketahui keberadaannya.

Saya jadi ingat kalau dulu mereka dielu-elukan sedemikian rupa padahal mungkin sebagian besar dari mereka suaranya nggak bagus-bagus amat. Popularitas mereka peroleh hanya melalui drama di televisi. Dan, sekarang mereka sudah kembali menjadi orang biasa, bahkan saya pernah dengar selentingan bahwa salah satu finalis ajang pencarian bakat ini sampai harus bekerja berat demi membantu finansialnya. Ckckck, dunia artis memang kejam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

a lover, an adventurer, a freelancer, a life fighter, and a noodle maker

Follow Mylittlememento's Blog on WordPress.com

they see my blog

  • 46,242 orang

Goodreads

Calendar

October 2011
M T W T F S S
« Aug   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: