Mylittlememento's Blog

Sometimes, It’s Just Too Much..

Posted on: February 8, 2012

Akhir-akhir ini, Indonesia lagi keranjingan sama Korea. Mulai dari baju, makanan, tarian, nyanyian, drama, film, dan lain-lain. Untuk masalah film, saya nggak masalah karena memang itu bagian dari pekerjaan saya. Lagian, kalaupun nonton film Korea, saya jarang banget nonton film yang menye-menye atau sedih. Lebih ke pembunuhan dan misteri kayak The Chaser, I Saw the Devil, Memories of Murder, Bedevilled, dan lain-lain. Yah, itu juga karena saya dijebak. Terus, saya juga sempat suka dengar lagu-lagu Korea. Itupun terbatas hanya Super Junior, Big Bang, ataupun SNSD. ITUPUN, terbatas hanya beberapa lagu yang memang booming tanpa berniat nyari satu album, single, konser, dan lain-lain. Kalau masalah makanan, saya kurang suka. Menurut saya, makanan Korea itu aneh di lidah. Nggak kayak makanan Jepang. Jadilah saya nggak doyan makan bibimbab, bulgogi, atau semacamnya.

Semenjak Korea naik daun di Indonesia, kapanpun dan di manapun, kita pasti akan nemu Korea-Koreaan ini. Setel tivi, ada boyband dan girlband Indonesia yang meniru habis-habisan Korea ini, drama, hingga chart lagu Korea; jalan ke mal, ada gerai makanan yang khusus menjual makanan Korea; bahkan bioskop pun memanfaatkan ini dengan mengeluarkan film konser 3D yang tiketnya dijual Rp75.000. Wooow, what an influence.

Tiap hari pula, saya harus ‘rela’ mendengar anak kamar sebelah memutar SNSD, T-ara, Kara, Suju, dan sebangsanya dengan volume yang cukup pol dan ikut bernyanyi. Tiap hari Minggu pula, saya terkadang terpaksa ngungsi ke Tubagus Ismail karena anak di lantai dua mempraktikkan tarian para girlband tersebut. Oh, God…

Dan, lama-kelamaan saya jadi bosan dengan semua ‘demam’ ini. Saya bosan dengan lagu Korea yang kayak nggak ada habis-habisnya diputar di manapun. Saya bosan kalau ada teman yang memposting link tentang bintang Korea kemudian diberi komen yang bernada sangat memuji. Saya bosan dengan gaya para girlband dan boyband Indonesia yang dibikin sok Korea. Menurut saya, semua ini sudah terlalu berlebihan.

Pernah belajar ekonomi kan? Pasti tahu dong prinsip ekonomi. Permintaan pertama, rasanya luar biasa; permintaan kedua, rasanya biasa; permintaan ketiga jadi eneg karena kebanyakan. Nah, seperti inilah yang saya rasakan sekarang. Kayak makan makanan yang manis-manis terlalu banyak sehingga eneg dan jadi bosan sendiri.

Well, it’s just my opinion anyway.

Advertisements

1 Response to "Sometimes, It’s Just Too Much.."

agree… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

a lover, an adventurer, a freelancer, a life fighter, and a noodle maker

Follow Mylittlememento's Blog on WordPress.com

they see my blog

  • 46,239 orang

Goodreads

Calendar

February 2012
M T W T F S S
« Dec   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  
%d bloggers like this: